clock

Monday, December 19, 2011

HOT NEWS: PERPECAHAN TIM SEPAK BOLA DI INDONESIA

Disaat marak-marak nya club sepak bola di bicarakan di dunia, Indonesia malah mengalami goncangan tentang club yang ada di dalam nya. terjadi perpecahan antar club menjadi 2 bagian. antara pihak IPL dan ISL (yang di atakan ilegal).

sangat di sayangkan kejadian ini terjadi. bahkan karna kejadian ini pelatih club di Indonesia Rahmat Darmawan sampai nekat mengundurkan diri sebagai pelatih timnas karna tidak bisa memilih pemain-pemain mana yang ingin di latih dan di bimbing nya. sperti kata komentar-komentarnya terdahulu "saya kurang bebas memilih"

akankah pertikaian ini akan terus terjadi?! akankah masalah ini akan berlarut-larut?! di saat semua club dunia berlomba-lomba menjadi terhebat kenapa Indonesi kita ini harus terpecah bela?!

dari kutipan, Malang (beritajatim.com) - Lama tak menyikapi soal kasus yang menimpa persepakbolaan Indonesia, Ketua Umum Persema Malang Peni Suparto langsung memberikan "pencerahan". Dua kompetisi (IPL-ISL) yang dinilai adalah anak haram PSSI dan anak sayang PSSI, segera berdamai dan bersatu, agar sepakbola Indonesia bisa menjadi macan dunia.

Menurut pria yang akrab disapa Inep itu, secara struktural olahraga sepakbola harus berada di bawah PSSI. "Jadi, apa kata Ketum PSSI. Itu idealnya dan yang sebenarnya," katanya, Jumat (2/12/2011).

Ditanya mengapa kasus saat ini malah membalik, apa yang terjadi saat muncul LPI? Peni menyampaikan, soal bolak-balik itu gampang dan mudah. Tapi berbeda untuk menuju pada perubahan yang lebih baik itu yang tak mudah. "Saya tak mau mengatakan ISL yang ilegal dan IPL yang sah. Tapi kita tunggu keputusan final PSSI," katanya.

Selama di dunia sepakbola Indonesia masih terus ada konflik dan perpecahan, sulit sepakbola Indonesia akan jadi macan dunia. "Bisa jadi macan dunia, kalau bersatu dan tanpa intervensi kepentingan pollitik," tegas politisi senior PDIP itu.

Lalu bagaimana solusinya? Menurut Inep, di Indonesia pernah terjadi konflik saat masa kerajaan Majapahit. "Namun, Empu Tantular dan patih Gajah Mada mampu menyelesaikannya dengan jalan budaya. Itu kuncinya. Lalu Gajah Mada dan Empuh Tantular memunculkan Bhinneka Tunggal Ika dalam menyelesaikan masalah dan berhasil menyatukan Nusantara," jelasnya serius.

Selama tak diselesaikan secara budaya, persoalan di sepakbola tak akan pernah usai. Karena seluruh kepentingan masuk di dalamnya. "Saya memang seorang politis, tapi selama saya melakoni sepakbola, saya tahu diri. Tidak pernah mencampur adukkan politik ke dunia sepakbola. Kalau tidak demikian, tak akan pernah maju sepakbola kita," aku Inep.

Lebih lanjut ia mengaku, sepakbola saat ini selalu dicampuradukkan dengan politik. "Makanya semua elemen harus sadar dan mengakhiri semua itu. Mari bersatu, bangun sepakbola yang bersih dari politik. Sepakbola ada dunianya sendiri," tegasnya.

MARI CIPTAKAN KEDAMAIAN DI NUANSA HIDUP BERMASYARAKAT KITA.
bukan hanya dari segi olahraga, kesenian, atau bahkan lain nya. :)

No comments:

Post a Comment